Take Time

on Kamis, 17 Desember 2009
Take time to think
It is the souce of power

Take time to read
It is the fondation of wisdom

Take time to play
It is the secret of staying young

Take time to be quiet
It is the opportunity to seek God

Take time to be aware
It is the opportunity to help others

Take time to love and be loved
It is God's great gift

Take time to laugh
It is the music of the soul

Take time to be friendly
It is the road to happiness

Take time to dream
It is what the future is made of

Take time to pray
It is the greatest power on earth

Masjid Nabawi

on Kamis, 10 Desember 2009

Ketika memasuki kota suci Madinah pada malam hari dan menyaksikan masjid Nabawi dari kejauhan, Anda akan melihat keindahan masjid itu dengan menara-menaranya yang menjulang tinggi. Menara yang berjumlah sepuluh buah yang menjulang tinggi 104 m itu dihiasi dengan cahaya lampu yang menyorotkan sinar putih terang benderang. Terangnya pemandangan Masjid Nabawi pada malam hari mencerminkan nama Madinah Munawwarah yang gerarti kota yang bercahaya.

Sesampainya di Masjid Nabawi, kita akan merasakan berbagai keindahan, kenyamanan, dan kemegahannya. Arsitektur bangunan masjid yang sangat indah dan menawan tentu menjadi pembuka kekaguman Anda saat sampai di Masjid Nabawi. Bagi Anda yang berkendaraan, jangan khawatir dan bingung mengenai tempat parkir, karena masjid ini menyediakan lahan parkir yang cukup luas, terdiri atas dua lantai dan mampu menampung 4500 mobil. Anda pun bisa segera memasuki ruangan masjid melalui salah satu dari 85 pintu utama yang masing-masing berukuran 3 meter dan tinggi 6 meter. Bisa Anda bayangkan betapa besarnya dan tingginya pintu-pintu tersebut.

Salah satu hal yang paling menarik dari Masjid Nabawi adalah kubah-kubahnya. Dari sekian banyak kubah yang ada, terdapat 27 kubah yang bisa bergerak dan terbuka. Kubah bergerak ini memiliki diameter 14,7 dengan berat satu kubahnya 80 ton. Wow... berat sekali! Kubah ini dapat digerakkan secara mekanis ataupun secara manual. Apabila digerakkan secara mekanis dengan teknologi komputer, kubah bisa terbuka dalam waktu 1 menit, tanpa menimbulkan suara yang menggangu. Sedangkan bila digerakkan secara manual, diperlukan waktu kurang lebih 30 menit. Kubah bergerak ini berfungsi untuk menyuplai udara segar dan alami ke dalam ruangan masjid.

Begitu memasuki masjid, Anda akan segera merasakan udara yang sangat sejuk, berbeda dengan udara di luar masjid yang panas. Udara sejuk ini berasal dari sistem pendingin ruangan yang sangat canggih dan modern. Barangkali Anda tidak akan menyangka bahwa fasilitas pendingin ruangan itu tidak berada di dalam atau di sekitar bangunan Masjid Nabawi, melainkan di suatu lokasi yang berjarak 7 kilometer dari bangunan masjid. Mengapa mesti jauh dari bangunan masjid? Jawabannya adalah untuk menghindari terjadinya kebisingan yang ditimbulkan mesin-mesin pendingin juga generator-generator listrik yang berkapasitas sangat besar. Hal ini tentu menjadikan jama'ah yang beribadah dalam masjid menjadi lebih tenang, khidmat, dan khusu'.

Seportif Saat Kalah Dan Menang

on Rabu, 09 Desember 2009
Dikisahkan dalam sejarah bahwa suatu ketika Ali bin Abi Thalib terlibat dalam sebuah pertarungan satu lawan satu. Ketika itu, Ali unggul dan bisa melumpuhkan musuhnya. Ali pun meletakkan pedang di leher musuh seraya a bersiap menebasnya. Tiba-tiba, musuh itu meludahi muka Ali. Emosi Ali pun memuncak, ia sangat marah. Anehnya, Ali malah melempar pedangnya itu dan membiarkan musuhnya tetap hidup. "Mengapa engkau tidak membunuhku?" tanya musuh Ali. Masih dengan emosi, Ali menjawab. "Jika aku membunuhmu, berarti aku membunuh karena emosi, bukan karena Allah. Dan aku tidak mau mengotori perjuanganku di jalan Allahini dengan nafsu."

Kisah ini mengajarkan pada kita tentang sportivitas saat menang. Seringkali kita dapat bersikap sportif saat mengalami kekalahan, namun ternyata tidak dapat bersikap spotif saat meraih kemenangan. Dalam ajaran islam, sportivitas saat meraih kemenangan berkaitan dengan sifat dan akhlak terpuli sebagaimana dicontohkan dalam kisah Ali bin Abi Thalib tersebut. Apabila dijabarkan lebih dalam, sportivitas dalam kemenangan bermakna tidak menindas musuh yang sudah kalah, tidak mongolok-oloknya, dan tidak menjadi sombong karenanya. Sehingga alangkah indahnya hidup ini apabila dalam dalam sebuah persaingan, yang merasa senang bukan saja pihak yang meraih kemenang, tetapi juga mereka yang kalah.

Makna Waktu

on Jumat, 04 Desember 2009
Untuk memahami makna SATU TAHUN.
Tanyalah seorang siswa yang gagal dalam ujian kenaikan kelas.

Untuk memahami makna SATU BULAN.
Tanyalah seorang ibu yang melahirkan bayi prematur.

Untuk memahami makna SATU MINGGU.
Tanyalah seorang editor majalah mingguan.

Untuk memahami makna SATU HARI.
Tanyalah seorang pekerja dengan gaji harian.

Untuk memahami makna SATU JAM.
Tanyalah seorang gadis yang sedang menunggu kekasihnya.

Untuk memahami makna SATU MENIT.
Tanyalah seorang yang ketinggalan kereta.

Untuk memahami makna SATU DETIK.
Tanyalah seorang yang selamat dari kecelakaan.

Untuk memahami makna SATU MILI DETIK.
Tanyalah seorang pelari yang meraih medali perak Olimpiade

Dan akhirnya, sadarkah Anda bahwa waktu terus berlalu?
Siapkah Anda mempertanggungjawabkan kepada Allah?
Bagaimana Anda menggunakan setiap mili detik waktu Anda?