John Dalton

on Jumat, 27 November 2009

Dalton lahir tahun 1766 di desa Eaglesfield Inggris Utara. Sekolah formalnya berakhir tatkala umurnya baru mencapai 7 tahun. Dia hampir sepenuhnya belajar sendiri dalam ilmu pengetahuan. Dia seorang anak yang senantiasa memahami sesuatu lebih dulu dari rata-rata orang normal, bahkan ketika umurnya baru mencapai 12 tahun dia sudah menjadi guru. Dia menjadi guru atau pengajar pribadi hampir sepanjang hidupnya.
Dalton tertarik dengan meteorologi pada tahun 1787 ketika itu umurnya baru menginjak 21 tahun. 6 tahun kemudian ia menerbitkan buku tentang masalah itu. Penyelidikannya tentang udara dan atmosfir membangkitkan niatnya terhadap kualitas udara secara umum. Dengan melakukan beberapa percobaan, dia berhasil menemukan 2 hukum yang mengendalikan perilaku gas. Pertama, ia menegaskan bahwa volume yang di isi gas adalah proposional dengan suhunya ( dikenal dengan hukum Charles ). Kedua, dikenal dengan julukan "hukum Dalton" tentang tekanan bagian per bagian.
Menjelang tahun 1804, Dalton merumuskan teori atom dan menyiapkan daftar berat atom. Pemikirannya itu dituangkan dalam buku utamanya "A New System Of Chemical Philosophy" yang terbit tahun 1808. Buku ini membuatnya termasyhur dan pada tahun-tahun berikutnya. bunga penghargaan ditabur banyak orang diatas kepalanya.
Dalton menyuguhkan "teori Kuantitatif" yang jelas dan jernih yang dapat digunakan dalam penafsiran percobaan kimia, dan dapat dicoba secara tepat di laboratorium. Meskipun terminologinya agak sdikit berbeda dengan yang kita gunakan sekarang. Dalton dengan jelas mengemukakan konsep tentang atom, molekul, elemen, dan campuran kimia. Pada saat ini teori Dalton dikembangkan oleh para ilmuwan muda dan menjadi dasar pemikirannya.

Paradoks Informasi

on Jumat, 13 November 2009
Selama lebih dari 30 tahun Stephen Hawking menyatakan lubang hitam menghancurkan segala sesuatu yang ditelannya; materi, energi, informasi. Walaupun menyisakan banyak keraguan.
Dalam konferensi internasional tentang Relativitas Umum dan Gravitasi ke-17 juli 2004, Hawking mengumumkan apa yang ia percayai keliru. Ia merevisi sendiri teorinya bahwa ternyata perangkap galaktik misterius yang terbentuk dari bintang masif yang mati itu dapat melepaskan kembali "serpihan" energi dan informasi.
Menurut dia informasi yang ditelan lubang hitam mungkin bisa ditelusuri kembali dalam bentuk yang membingungkan. Ini memungkinkan penyatuan gravitasi dan mekanika kuantum.
Informasi-informasi yang ada dalam lubang hitam itu ternyata memungkinkan untuk melepaskan diri. Temuan barunya itu bahkan dapat membantu memecahkan paradoks informasi dalam lubang hitam yang selama ini menjadi teka-teki besar dalam fisika modern.
Menurutnya, sebuah lubang hitam muncul untuk membentuk diri tapi belakangan muncul membuka diri dan melepaskan informasi tentang apa yang telah terjatuh ke dalamnya. Jadi kita dapat memastikan tentang masa lalu dan memprediksikan yang akan datang.
Dalam teori terbarunya, Hawking menjawab teka-teki itu dengan menyatakan bahwa lubang-lubang hitam menyimpan kandungan untuk masa yang sangat lama, beribu-ribu tahun. Tetapi begitu lubang hitam tercerai-berai dan mati, kandungan informasi akan dilepaskan kembali ke horizon jagad raya yang tidak terbatas dari mana mereka sebelumnya berasal.
Sebelumnya profesor matematika dari University of Cambridge dilahirkan pada januari 1942 di Oxford, inggris yang diantaranya menulis buku terkenal "A Brief History of Time" itu mengungkapkan kemungkinan bahwa bahan-bahan yang menghilang bergerak menuju sebuah jagad raya yang paralel baru didalam lubang hitam.
Sebagai ilustrasi, jika seorang melompat ke sebuah lubang hitam, energi massa orang itu akan dikembalikan kepada jagad raya kita, tetapi dalam bentuk sepihan, yang mengandung informasi tentang seperti apa orang itu. "Tetapin (informasi itu) dalam bentuknya yang tidak dapat disadari".
Penjelasan termutakhir lubang hitam itu tidak menuntaskan semua informasi tentang lubang hitam. Ia akan tetap menjadi monster misterius di alam raya. Menantang kesombongan dan kerakusan manusia yang selalu lapar informasi.

Pengenalan Hutan Secara Umum

on Kamis, 12 November 2009
Hutan menurut Dengler (1930) adalah kumpulan pohon-pohon yang tumbuh pada lapangan yang cukup luas dan kerapatannya sedemikian rupa sehingga mampu menciptakan iklim micro (setempat) serta keadaan ekologis (lingkungan) yang berbeda diluarnya.
Sedangkan menurut pengertian dalam Undang-undang Pokok Kehutanan (UU Nomor 5/1967) hutan adalah suatu lapangan pertumbuhan pohon-pohon yang secara keseluruan merupakan persekutuan hidup alam hayati beserta alam lingkungannya dan yang ditetapkan oleh pemerintah sebagai hutan.

Type hutan yang ada di indonesia adalah:
1. Format Klimasis (Climatic Formation)
2. Formasi Edafis (Edaphic Formation)

Intisari Ajaran Syekh Abdul Qadir Jailani: Jangan Merendahkan Diri Kepada Orang Kaya


Rasulullah SAW bersabda:
"Barang siapa yang menyanjung-nyanjung orang kaya karena terdorong ingin memperoleh apa yang ada padanya, maka hilanglah sepertiga agamanya."

Dengarlah wahai saudaraku! Demikianlah akibat orang yang merendahkan diri tewrhadap orang yang berharta. Maka bagai manakah shalat, puasa, zakat, dan haji bagi orang yang berbuat seperti ini?

Wahai orang yang menyekutukan Allah, tidakkah engkau telah mendapat keterangan dariNya dan dari rasulNya? Bertaubatlah, dan ikhlaslah dalam beramal hingga imanmu kembali dan keyakinanmu terangkat. Biar tauhid dalam jiwamu tumbuhsubur dan imanmu menjulang tinggi ke Arsy.
Wahai saudaraku, jika engkau memelihara imanmu dan menyuburkan batang-batangnya, tentu Allah akan memperkaya dirimu dari pada orang lain. Allah akan menghiasi jiwa dan mata batinmu. Kemudian Dia menempatkanmu di pintuNya. Allah akan menjadikan pikiranmu mempunyai daya ingatan yang kuat, dekat padaNya, dan engkau akan merasa tentram bersamaNya. Ketika itu engkau sudah tidak lagi mempedulikan orang-orang yang bersimbah harta. Tidak lagi menghiraukan orang-orang yang selalu bernafsu menguasai duniawi.

Mengawasi Dokumen dan Informasi Dalam Manajemen

on Rabu, 11 November 2009
PERKEMBANGAN dan kemajuan dunia menuntuk proses perubahan peraturan-peraturan agar sesuai dengan perkembangan zaman. Agar para karyawan tidak bingung membedakan peraturan yang lama dan yang baru, yang telah direvisi. Peraturan yang lama harus dihapus, bersama dengan itu peraturan yang baru juga harus dipublikasikan, sebagai pengantar peraturan lama.
Menghapus artinya mengganti sesuatu dengan menempatkan yang lain pada posisinya. Hal itu pun berarti bahwa perintah lama diganti perintah yang baru. Perubahan itu dapat berupa perubahan yang sifatnya kondisional sehingga peraturan-peraturan yang baru lebih baik dari pada peraturan-peraturan lama, ataupun perubahan karena para karyawan telah melupakan peraturan-perturan yang ada sehingga harus dikeluarkan peraturan-peraturan baru dengan revisi dengan tetap mengacu pada peraturan lama. Jadi pengeluaran peraturan yang baru ini fungsinya hanya untuk mengingatkan mereka yang sudah lupa.
Dalam kondisi apapun di dunia, kita akan berhadapan dengan perubahan, yang baru menggantikan yang lama, yang telah usang. Atau dengan kata lain patah tumbuh hilang berganti.
Allah telah menurunkan risalah-risalah-Nya dalam masa yang berbeda-beda sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan manusia. Sehingga ketika dunia telah siap untuk bersatu menjadi satu kesatuan yang mempunyai tatanan dasar berinteraksi yang nyaman dan akal pikiran manusia telah matang, Allah mengirimkan risalah bersama utusannya yang terakhir untuk semua manusia dan alam semesta serta menghapus semua risalah (ajaran) yang terdahulu., kemudian mengganti semuanya dengan yang lebih baik, yang mencakup hal-hal yang sesuai dengan masa depan, atau dengan mendatangkan yang serupa dengannya.

Etika Seorang Muslim Ketika Berbeda Pendapat

on Selasa, 10 November 2009
1. Iklas dan mencari yang haq serta melepaskan diri dari nafsu disaat berbeda pendapat.
2. Mengembalikan perkara yang diperselisihkan kepada AL-QUR'AN dan sunnah.
3. Berbaik sangka kepada orang yang berbeda pendapat dengan anda. Dan tidak menuduh buruk niatnya, mencela, dan menganggapnya cacat.
4. Sebisa mungkin berusaha untuk tidak memperuncing perselisihan.
5. Berusaha sebisa mungkin untuk tidak menyalahkan orang lain, kecuali sesudah penelitian yang dalam dan difikirkan secara matang-matang.
6. Berlapang dada didalam menerima kritikan yang ditujukan kepada anda atau catatan-catatan yang dialamatkan kepada anda.
7. Sedapat mungkin menghindari permasalahan-permasalahan khilafiyah dan fitnah.
8. Berpegang teguh dengan etika berdialog dan menghindari perdebatan, bantah-membantah, dan kasar menghadapi lawan.

Falsafah Lima Jari

1. Ada si gendut jempol yang selalu berkata baik dan menyanjung.
2. Ada telunjuk yang suka menunjuk dan memerintah.
3. Ada si jangkung jari tengah yang sombong dan suka menghasut jari telunjuk.
4. Ada jari manis yang selalu jadi teladan, baik, dan sabar sehingga diberi hadiah cincin.
5. Dan ada kelingking yang lemah dan penurut serta pema'a (ingatkah anda waktu kecil kalau kita berbaikan dengan musuh kita atau ketika kita berjanji dengan teman atau sahabat kitapasti saling sentuh jari kelingking).
Dengan perbedaan positif dan negatif yang dimiliki masing-masing jari,mereka bersatu untuk mencapai tujuan (menulis, memegang, menolong anggota tubuh yangf lain, melakukan pekerjaan, dll).
Pernah kita bayangkan bila tangan kita hayna terdiri dari jempol semua?
Falsafah ini sederhana namun sangat berarti. Kita diciptakan dengan segala perbedaan yang dimiliki dengan tujuan untuk bersatu, saling menyayangi, saling menolong, saling membantu, saling mengisi, bukan untuk saling menuduh, menunjuk, merusak, dan bahkan membunuh.
Sudahkah kasih sayang anda bertambah hari ini??

Sedikit Demi Sedikit Lama-Lama Jadi Bukit

on Senin, 09 November 2009
Pepatah ini sederhana saja, "sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit". Kita biasa memaknainya, bahwa bila kita mengumpulkan se-sen demi se-sen, pada saatnya kita akan mendapatkan sepundi.Namun sesungguhnya pepatah ini tak sekedar berbicara tentang hidup hemat,atau ketekunan menabung.
Pepatah ini menyiratkan tentang sesuatu yang lebih berharga dari sekedar sekantung keping uang. Yaitu: bila kita mampu mengumpulkan kebaikan dalam setiap tindakan-tindakan kecil kita, maka kita akan mendapati kebesaran dalan jiwa kita.
Bagaimanakah tindakan-tindakan kecil itu mencerminkan kebesaran jiwa sang pemiliknya? Yaitu bila disertai dengan secercah kasih sayang di dalamnya. Ucapan terima kasih, sesungging senyum, sapaan ramah, atau pelukan bersahabat. Adalah tindakan yang mungkin sepele saja. Namun dalam liputan kasih sayang, ia jauh lebih tinggi dari pada bukit tabungan anda.

Strategi Menjaga Kualitas Produk Dalam Manajemen

on Sabtu, 07 November 2009

  Perusahaan berusaha untuk hal berikut.

1. Meraih keridhoan Alloh, yaitu dengan menghasilkan kerja yang paling baik, dan ucapan yang paling jujur.

2. Meraih kepuasan masyarakat dengan menghasilkan produk-produk yang penting dan pelayanan yang memuaskan.

3. Meraih kepuasan pelanggan langganan dengan menyalurkan produk-produk berkualitas dengan harga yang paling bagus dan dalam waktu yang paling baik.

4. Meraih kepuasan karyawan dengan meningkatkan kemampuan teknis, ekonomi, sosial, dan perilaku.

5. Meraih kepuasan para pemegang saham dengan menghasilkan keuntungan yang paling banyak.

6. Meraih kepuasan manajemen dengan menjaga kelangsungan kesuksesan, pengembangan, dan peningkatan menuju tingkatan tertinggi secara internasional.

Tahukah Anda Cara Merawat Flash Disk Agar Awet Dan Bebas Virus?

on Jumat, 06 November 2009
Tentunya anda sudah tahu flash disk-kan? Itu tuh salah satu alat penyimpanan data yang semakin hari semakin populer dan bisa dibilang menggeser peranan floppy disk atau yang biasa kita sebut dengan disket. Supaya flash disk kita awet, benda yang biasanya berukuran kecil dan berwarna lucu ini juga harus dirawat loch. Berikut ini ada tips merawat dan menggunakan flash disk dengan benar, antara lain:
- Jauhkan dari medan magnet kuat seperti alat-alat elektronik.
- Jangan terkena air.
- Scan virus.
- Lakukan proses eject/stop sebelum mencabut flash disk dari port usb.
- Jauhkan dari tempat panas.
- Hindari benturan keras.
- Tutuplah selalu agar komponen tidak kotor.
- Minimalisir proses hapus-tulis.
- Jangan terlalu sering memformat flash disk, karena dapat mengurangi jumlah batasan hapus-tulis.
- Defrag flash disk agar struktur data bisa diatur sehingga flash disk lebih optimal.

Nasihat-Nasihat Untuk Para Pemimpin

Sebagai pemimpin anda harus memperhatikan nilai-nilai berikut.
- Jangan memberanikan diri melaksanakan tugas sebelum mempunyai ilmu yang cukup. Gunakanlah telinga, mata, dan hati.
- Tolaklah pekerjaan jika anda merasa tidak mampu bertanggung jawab.
- Jika anda memiliki kemampuan untuk memikul tanggung jawab sebuah tugas, ikutilah jalan yang lurus dalam merealisasikannya.
- Hindarkan kelengahan saat menjalankan tugas, jadikan diri anda sendiri yang mengingatkan jika lupa, yang menyeru kepada jalan yang lurus, teman yang selalu membantu menyelesaikan urusan, serta lembaga dan alat yang selalu mengingatkan.
- Bulatkan tekad anda dalam merealisasikan tugas dan jangan berputus asa.

Tips Sopan Berponsel Di Seminar

on Kamis, 05 November 2009
Penelitian Dr Sadie Plant tentang perilaku pengguna ponsel di Chicago, Tokyo, Beijing, Hong Kong, Bangkok, Peshawar, Dubai, London, dan Birmingham, menunjukkan imbas dramatis pengguna ponsel sebagai aksesoris dalam kehidupan, percintaan, dan kerja. Diantaranya Plant menyimpulkan, ada dua kelompok menonjol dikalangan pengguna ponsel.
Kelompok pertama disebut "innies", yakni mereka yang selalu menurunkan volume suara dan menghindari gangguan terhadap orang di sekitar saat sedang berponsel. Sedangkan kelompok kedua disebut "outies",yakni selal bicara dengan volume suara keras dan tidak atau kurang peka terhadap orang di sekelilingnya.
Inilah langkah anda saat berada diruang seminar atau kuliah, yang menunjukkan kelas anda sebagai seorang innies:

- Matikan ponsel ketika kuliah atau seminar berlangsung. Sebab anda datang keruangan ini untuk mengikuti kuliah atau seminar dan bukan untuk berbincang-bincang dengan orang lain via ponsel.
- Siapkan voice mail sebelum seminar. Agar tak mengecewakan penelpon anda.
- Gunakan nada getar atau kecilkan dering ponsel.
- Selektif menjawab panggilan. Bila ponsel bergetar, lihat nomer yang masuk dilayar ponsel.
- Gunakan fasilitas SMS. Jika saat seminar berlangsung.
- Cek mailbox saat break. Saat break atau istirahat tiba, periksalah mailbox anda. Jika ada pesan penting, segera hubungi si pengirim pesan.

Kursi dan Peradaban

on Rabu, 04 November 2009

  Adanya pesuruh, pegawai, guru, kepala sekolah, dan ketua yayasan dalam sebuah lembaga pendidikan adalah sesuatu yang alamiah. Mereka telah menduduki posisi yang memang selayaknya ada disana. Fenomena alamiah ini wajar, tetapi setelah proses interaksi nilai-nilai, posisi-posisi itu menjadi terasa sangat terbedakan dan bahkan seolah-olah kurang terhubungkan.

  posisi, sebutlah kursi, yang diduduki pesuruh sangat menyakitkan karna disitu mungkin ada atau ditaruh sejumlah paku. Sedangkan, kursi yang diduduki ketua yayasan sungguh nyaman, prestisius, penuh aroma wangi. Masyarakat dengan segala nilai yang dibawanya kemudian ikut memperkuat citra enak dan tidak enaknya tersebut. Semakin ke bawah kursi itu semakin menyakitkan, terus buram, kering, dan tanpa masa depan.

  Dalam kasus rumput, semak belukar, sampai pohon-pohon besar, tidak ada masalah baik dan buruk disana. Namun, setelah itu dihubungkan dengan kepentingan tertentu manusia, muncullah baik dan buruk. Kasian hidup keluarga rumput yang menghijau dan segar itu diinjak-injak. Betapa membanggakan jadi pohon besar, anggun, dan dihormati, meski dipucuknya angin kencang menerpa. Akhirnya, ada orang yang berjuang untuk menjauhi sang kursi. Sebaliknya, ada juga, bahkan paling banyak, yang berjuang mendekatinya untuk merangkulnya erat-erat.