HAUL

on Jumat, 05 November 2010
Haul adalah harimemperingati wafatnya pengasuh, pendiri sebuah pesantren atau memperingati wafatnya seorang kyai atau seorang awli. Secara etimologi kata haul berasah dari bahasa Arab artinya genap satu tahun. Istilah haul digunakan dalam memperingati kewafatan seorang ketika meninggalnya sudah genap satu tahun. Dan ritual haul selalu diadakan pada tiap tahun bertepatan dengan tanggal wafatnya seseorang, biasanya menggunakan kalender tahun hijriyah.

Dalam tradisi pesantren tidak semua orang diperingati hari wafatnya, haul dilakukan bagi mereka yang telah diakui ketokohannya oleh umat, seperti kyai, pengasuh pesantren, tokoh Ormas keagamaan. Haul seseorang tidak mesti diperingati secara missal, boleh jadi seorang tokoh di kampung hanya diperingati oleh beberapa orang, atau seorang ayah diperingati kewafatannya oleh anak-anaknya. Wali Songo merupakan tokoh-tokoh yang selalu dihaulkan secara meriah. Berbagai kalangan umat Islam dari berbagai daerah biasanya hadir dalam peringatan haul seorang tokoh. Dalam kalender PBNU saja mencantumkan 18 tnggal resmi tokoh-tokoh NU dihaulkan, diantaranya KH. Munawir dan KH. Ali Maksum Krapyak Yogyakarta.

Momen haul diikuti oleh masyarakat pesantren, pengasuh, santri, wali santri, dan mengundang pesantren-pesantren lain dan masyarakat umum. Dari sini mereka yang sedang berkonflik tidak tabu untuk hadir, suasana silaturrahmi semacam ini menjadi peredam konflik. Peringatan haul seorang tokoh biasanya merupakan rangkaian acara yang padat, diisi dengan halaqoh, perlombaan, bazaar, ceramah agama, dan puncaknya adalah ritual pembacaan manaqib (kisah hidup sang tokoh) dan dzikir-tahlil. Pesan yang disampaikan dalam ceramah agama memuat himbauan untuk meneladani sikap bijak sang tokoh yang sedang dihaulkan, pesan-pesan perdamaian sangat kental dalam momen haul.

Sejarah Uang

on Selasa, 29 Juni 2010

Uang yang kita kenal sekarang ini mengalami proses perkembangan yang panjang. Pada mulanya, masyarakat belum mengenal pertukaran karena setiap orang berusaha memenuhi kebutuhannnya dengan usaha sendiri. Manusia berburu jika ia lapar, membuat pakaian sendiri dari bahan-bahan yang sederhana, mencari buah-buahan untuk konsumsi sendiri; singkatnya, apa yang diperolehnya itulah yang dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhannya.

Perkembangan selanjutnya mengahadapkan manusia kepada kenyataan bahwa apa yang diproduksi sendiri ternyata tidak cukup untuk memenuhui seluruh kebutuhannya. Untuk memperoleh barang-barang yang tidak dapat dihasilkan sendiri mereka mencari orang yang mau menukarkan barang yang dimilikinya dengan barang lain yang dibutuhkannya. Akibatnya timbul “barter”, yaitu barang yang ditukar dengan barang. Namun pada akhirnya, banyak kesulitan-kesulitan yang dirasakan dengan sistem ini, di antaranya adalah kesulitan untuk menemukan orang yang mempunyai barang yang diinginkan dan juga mau menukarkan barang yang dimilikinya; dan kesulitan untuk memperoleh barang yang dapat dipertukarkan satu sama lainnya dengan nilai pertukaran yang seimbang atau hampir sama nilainya. Untuk mengatasinya, mulailah timbul pikiran-pikiran untuk menggunakan benda-benda tertentu untuk digunakan sebagai alat tukar.

Kesulitan dalam sistem barter mendorong manusia untuk menciptakan kemudahan dalam hal pertukaran, dengan menetapkan benda-benda tertentu sebagai alat tukar. Benda-benda yang ditetapkan sebagai alat pertukaran adalah benda-benda yang diterima oleh umum (generaly accpeted). Benda-benda yang dipilih bernilai tinggi (sukar diperoleh atau memiliki nilai magis dan mistik), atau benda-benda yang merupakan kebutuhan primer sehari-hari. Misalnya, garam oleh orang Romawi digunakan sebagai alat tukar, maupun sebagai alat pembayaran upah. Pengaruh orang Romawi tersebut masih terlihat sampai sekarang; orang Inggris menyebut upah sebagai salary yang berasal dari bahasa Latin salarium yang berarti garam.

Meskipun alat tukar sudah ada, kesulitan dalam pertukaran tetap ada. Kesulitan-kesulitan itu antara lain karena benda-benda yang dijadikan alat tukar belum mempunyai pecahan, sehingga sulit menentukan nilai uang; penyimpanan (storage) dan pengangkutan (transportation) menjadi sulit dilakukan; serta timbulnya kesulitan akibat kurangnya daya tahan benda-benda tersebut sehingga mudah hancur atau tidak tahan lama.

Kemudian muncul apa yang dinamakan dengan uang logam. Logam dipilih sebagai alat tukar karena memiliki nilai yang tinggi sehingga digemari umum, tahan lama dan tidak mudah rusak, mudah dipecah tanpa mengurangi nilai, dan mudah dipindah-pindahkan

Logam yang dijadikan alat tukar karena memenuhi syarat-syarat tersebut adalah emas dan perak. Uang logam emas dan perak juga disebut sebagai uang penuh (full bodied money), artinya nilai intrinsik (nilai bahan uang) sama dengan nilai nominalnya (nilai yang tercantum pada mata uang tersebut). Pada saat itu, setiap orang menempa uang, melebur, menjual, dan memakainya dan setiap orang mempunyai hak tidak terbatas dalam menyimpan uang logam.

Sejalan dengan perkembangan perekonomian, timbul kesulitan ketika perkembangan tukar-menukar yang harus dilayani dengan uang logam bertambah, sedangkan jumlah logam mulia (emas dan perak) terbatas. Penggunaan uang logam juga sulit dilakukan untuk transaksi dalam jumlah besar (sulit dalam pengangkutan dan penyimpanan). Sehingga lahirlah uang kertas

Mula-mula uang kertas yang beredar merupakan bukti-bukti pemilikan emas dan perak sebagai alat/perantara untuk melakukan transaksi. Dengan kata lain, uang kertas yang beredar pada saat itu merupakan uang yang dijamin 100% dengan emas atau perak yang disimpan di pandai emas atau perak dan sewaktu-waktu dapat ditukarkan penuh dengan jaminannya.

Selanjutnya, masyarakat tidak lagi menggunakan emas (secara langsung) sebagai alat pertukaran. Sebagai gantinya, mereka menjadikan ‘kertas-bukti’ tersebut sebagai alat tukar.

(sumber: cahdiva.blokspot.com)

Definisi/Pengertian Virus Komputer, Worm, Trojan, Spyware, Ciri Dan Teknik Infeksi Penularan

on Rabu, 21 April 2010

1. Arti Definisi / Pengertian Virus Komputer
Virus komputer adalah suatu program komputer yang menduplikasi atau menggandakan diri dengan menyisipkan kopian atau salinan dirinya ke dalam media penyimpanan / dokumen serta ke dalam jaringan secara diam-diam tanpa sepengetahuan pengguna komputer tersebut. Efek dari virus komputer sangat beragam mulai dari hanya muncul pesan-pesan aneh hingga merusak komputer serta menghapus file atau dokumen kita.

2. Arti Definisi / Pengertian Varian Virus Worm, Trojan Dan Spyware
a. Worm
Worm adalah lubang keamanan atau celah kelemahan pada komputer kita yang memungkinkan komputer kita terinfeksi virus tanpa harus eksekusi suatu file yang umumnya terjadi pada jaringan.
b. Trojan
Trojan adalah sebuah program yang memungkinkan komputer kita dikontrol orang lain melalui jaringan atau internet.
c. Spyware
Spyware adalah aplikasi yang membocorkan data informasi kebiasaan atau perilaku pengguna dalam menggunakan komputer ke pihak luar tanpa kita sadari. Biasanya digunakan oleh pihak pemasang iklan.

Jika kita melihat kejanggalan pada media penyimpanan seperti file bernama aneh yang tidak pernah kita buat atau file bukan jenis aplikasi / application tetapi mengaku sebagai aplikasi maka jangan kita klik, kita buka atau kita jalankan agar virus komputer tersebut tidak menular ke komputer yang kita gunakan.

Tanda-Tanda/Ciri-Ciri Komputer Kita Terkena/Terinfeksi Virus Komputer :
- Komputer berjalan lambat dari normal
- Sering keluar pesan eror atau aneh-aneh
- Perubahan tampilan pada komputer
- Media penyimpanan seperti disket, flashdisk, dan sebagainya langsung mengkopi file aneh tanpa kita kopi ketika kita hubungkan ke komputer.
- Komputer suka restart sendiri atau crash ketika sedang berjalan.
- Suka muncul pesan atau tulisan aneh
- Komputer hang atau berhenti merespon kita.
- Harddisk tidak bisa diakses
- Printer dan perangkat lain tidak dapat dipakai walaupun tidak ada masalah hardware dan software driver.
- Sering ada menu atau kotak dialog yang error atau rusak.
- Hilangnya beberapa fungsi dasar komputer.
- Komputer berusaha menghubungkan diri dengan internet atau jaringan tanpa kita suruh.
- File yang kita simpan di komputer atau media penyimpanan hilang begitu saja atau disembunyikan virus. dan lain-lain...

Contoh bentuk media penyebaran virus komputer dari komputer yang satu ke komputer yang lain :
- Media Penyimpanan (disket, flashdisk, harddisk eksternal, zipdisk, cd, dvd, bluray disc, cartridge, dan lain sebagainya)
- Jaringan lan, wan, man, internet dan lain sebagainya.
- File attachment atau file lampiran pada email atau pesan elektronik lainnya.
- File software (piranti lunak) yang ditunggangi virus komputer.

Cara yang paling ampuh agar kita tidak terkena virus komputer adalah dengan cara menginstall program komputer yang orisinil atau asli bukan bajakan yang tidak ditunggangi virus dan kawan-kawan, tidak menghubungkan komputer dengan jaringan atau internet, serta tidak pernah membuka atau mengeksekusi file yang berasal dari komputer lain.

Tetapi cara seperti itu terlalu ekstrim dan kurang gaul dalam penggunaan komputer sehari-hari karena biasanya kita melakukan pertukaran data atau file dengan komputer lain baik berupa file pekerjaan, file gambar, file attachment, file musik, file video, dan lain sebagainya.

Jadi untuk menghindari komputer kita diinfeksi dan terserang virus maka kita harus waspada dalam berinteraksi dengan file dari komputer lain, file dari media penyimpanan dari orang lain, attachment email, pertukaran file jaringan, lubang keamanan komputer kita, dan lain-lain. Pasang antivirus yang bagus yang di update secara berkala serta program firewall untuk jaringan dan anti spyware dan adware untuk menanggulangi jenis gangguan komputer lain.

Herpes

on Jumat, 02 April 2010

  Sebenarnya hanyalah suatu penyakit bersifat gangguan temporer (sementara) dan umumnya dapat dicegah oleh setiap orang. Sebagai salah satu penyakit kelamin penularan herpes melalui oral dan kelamin. virus herpes terdiri dari 2 jenis yakni herpes simpleks tipe 1 dan herpes simplek tipe 2. Herpes simplek tipe 1, umumnya menginfeksi didalam dan disekitar mulut, sedangkan herpes simplek tipe 2, biasanya pada genital (alat kelamin), hingga disebut pula herpes genitalis.
  Gejala penyakit herpes mirif dengan flu yakni dengan gejala pertama suhu badan akan meningkat, sakit pada kerongkongan, pening, kelelahan dan sebagainya yang umum pula terjadi pada orang demam. Gejala-gejala yang mengikuti herpes pada tahap pertama itulah, yang biasanya sering mendatangkan derita yang berat, karena sistim imun pada diri penderita atau orang yang terinfeksinya, umumnya memang tidak siap untuk memerangi infeksi yang timbul. 
  Pada tahap kedua akan muncul lepuhan-lepuhan kecil yang berderet-deret pada permukaan kulit, yang disertai rasa panas dan gatal, yang terkadang sangat menyiksa, tidak tertahankan untuk tidak menggaruknya. Herpes akan lebih cepat muncul apabila kulit sedang iritasi (luka-luka atau lecet), seperti halnya hubungan seks dapat pula menyebabkan timbulnya hespes kelamin, bila terdapat luka/lecet pada organ genetalia (alat kelamin pria atau wanita).
Bagaimana menghindarinya?
  Untuk menghindari Penyakit Menular Seks seksual, yang paling mudah adalah tidak melakukan hubungan seksual dengan pasangan yang telah terinfeksi PMS. Namun hal ini tentunya tidak mudah dilakukan. Dibawah ini kami mencoba menyampai upaya pencegahan antara lain sebagai berikut:
§ Selalu menjaga higienis ( kebersihan/kesehatan) organ genetalia (atau alat kelamin pria dan wanita secara teratur.
§ Setia kepada pasangannya, dengan tidak berganti-ganti pasangan.
§ Jangan lupa menggunakan kondom, bila pasangan kita sudah terinfeksi PMS
§ Mintalah jarum suntik baru setiap kali menerima pelayanan medis yang menggunakan jarum suntik.

Ngetel

on Sabtu, 20 Februari 2010

  Ngetel dalam bahasa seharian adalah "memasak". Bahasa ngetel ini biasa digunakan oleh santri-santri yang mondok di pondok salaf. Menurut santri-santri yang mondok di pondok salaf kegiatan ngetel ini merupakan kegiatan terpenting nomer dua setelah mengaji kitab.

  Biasanya setelah selesai melakuakan kegiatan ngetel, mereka langsung nyedot (merokok). Tapi santri-santri pondok salaf identik sebelum merokok ngrakit terlebih dahulu alias "nglinting". Kenapa mereka lebih memilih ngrakit? Jawabannya simpel saja, agar bisa lebih irit dan nanti uangnya bisa digunakan untuk ngetel dalam waktu yang lama. Santri-santri pondok salaf pun memilih ngetel karena lebih irit. Yang penting perut bisa terisi nasi dan kenyang.

  Mungkin bahasa ngetel ini hanya dapat ditemui di pondok-pondok salaf saja. Tapi juga tidak semua pondok-pondok salaf menggunakan bahasa ngetel ini. Kegiatan ngetel ini hanya untuk mereka yang ekonominya menengah ke bawah atau untuk mereka yang ingin hidup ngirit. Menurut saya, budaya ngetel ini sangat sulit ditemui di pondok-pondok modern. Saya pernah bertanya pada teman saya yang mondok di pondok modern, katanya kegiatan ngetel sangat sulit diterapkan di pondok modern. Karena begitu padatnya kegiatan di pondok modern. Lagi pula mereka yang mondok di pondok modern tidak tlaten untuk mengetel. Berbeda dengan mereka yang mondok di pondok salaf, santri-santri yang mondok di pondok salaf sangat semangat untuk mengetel.

  Kegiatan ngetel ini biasanya dilakukan dengan cara berkelompok. Jarang sekali ada santri yang ngetel sendiri. Dengan cara ngetel berkelompok bisa mengirit bahan-bahan masakan. Jika Anda ingin tahu asiknya ngetel berkelompok. Kunjungi saja pondok-pondok salaf di sekitar Anda. Atau Anda sekalian saja mondok di pondok salaf, dan ikut ngetel sekalian. Anda akan merasakan nikmatnya kebersamaan mengetel dengan teman-teman dari pondok salaf.

Islamic Philosophy

on Jumat, 05 Februari 2010
  Viewed from the point of view of the Western intellectual tradition, Islamic philosophy appears as simply Graeco-Alexandrian philosophy in Arabic dress, a philosophy whose sole role was to transmit certain important elements of the heritage of antiquity to the medieval West.

  However, if seen, from its own perspective and in the light of the whole of the Islamic philosophical tradition which has had a twelve-century-long continuous history and is still alive today, it becomes abundantly clear that Islamic philosophy, like everything else Islamic, is deeply rooted in the Qur’an and Hadith.


  Islamic philosophy is Islamic not only by virtue of the fact that it was cultivated in the Islamic world and by Muslims but because it derives its principles, inspiration and many of the questions with which it has been concerned from the sources of Islamic revelation despite the claims of its opponents to the contrary.’

  All Islamic philosophers from al-Kindi to those of our own day such as ’Allamah Tabatabai have lived and breathed in a universe dominated by the reality of the Qur’an and the Sunnah of the Prophet of Islam. Nearly all of them have lived according to Islamic Law or the Shari ah and have prayed in the direction of Makkah every day of their adult life.

  The most famous among them, such as Ibn Sina (Avicenna) and Ibn Rushd (Averroes), were conscious in asserting their active attachment to Islam and reacted strongly to any attacks against their faith without their being simply fideists.

  Ibn Sina would go to a mosque and pray when confronted with a difficult Problem,’ and Ibn Rushd was the chief qadi or judge of Cordova (Spanish Cordoba) which means that he was himself the embodiment of the authority of Islamic Law even if he were to be seen later by many in Europe as the arch-rationalist and the very symbol of the rebellion of reason against faith. The very presence of the Qur’an and the advent of its revelation was to transform radically the universe in which and about which Islamic philosophers were to philosophize, leading to a specific kind of philosophy which can be justly called “prophetic philosophy”.

  The very reality of the Qur’an, and the revelation which made it accessible to a human community, had to be central to the concerns of anyone who sought to philosophize in the Islamic world and led to a type of philosophy in which a revealed book is accepted as the supreme source of knowledge not only of religious law but of the very nature of existence and beyond existence of the very source of existence.

  The prophetic consciousness which is the recipient of revelation (al-wahy) had to remain of the utmost significance for those who sought to know the nature of things. How were the ordinary human means of knowing related to such an extraordinary manner of knowing ? How was human reason related to that intellect which is illuminated by the light of revelation ?

  To understand the pertinence of such issues, it is enough to cast even a cursory glance at the works of the Islamic philosophers who almost unanimously accepted revelation as a source of ultimate knowledge.’ Such questions as the hermeneutics of the Sacred Text and theories of the intellect which usually include the reality of prophetic consciousness remain, therefore, central to over a millennium of Islamic philosophical thought.

AVG Technologies Membuka Pusat Penelitian Internasional

  Amsterdam, 27 April 2009 - AVG Technologies, perusahaan keamanan internet global dengan lebih dari 80 juta pelanggan, hari ini mengumumkan pembukaan pusat penelitian internasionalnya di Brno, Republik Cheska. AVG Malware TRAP Centrum (M-TRAP – Tren, Pelaporan, Analisis dan Kelaziman Malware) mengumpulkan dan menganalisis informasi tentang malware dan bagaimana penyebarannya di internet. 

  Alat bantu jejaring sosial semakin memaparkan kita pada risiko serangan malware. Sekarang lebih mudah untuk menyebarkan worm secara tidak sengaja ke PC teman-teman kita daripada sebelumnya. Namun, bukan hanya situs jejaring sosial saja yang berisiko - periferal komputer kita juga dijadikan sasaran. Peneliti telah mengidentifikasi sebuah jaringan spionase cyber, dinamakan Ghostnet, yang mampu mengendalikan sepenuhnya komputer yang terinfeksi - termasuk mencari dan mengunduh file tertentu dan mengoperasikan perangkat yang terhubung seperti mikrofon dan webcam. Sekarang, mencari ancaman semacam ini menjadi lebih penting daripada sebelumnya, sebelum ia berkembang menjadi masalah besar.

  Peneliti M-TRAP menjalankan malware ini dalam kondisi karantina dan mendapatkan data melalui 80 juta pengguna di seluruh dunia. Peneliti mengamati perilaku dan kecepatannya, sehingga dapat membuat penangkal untuk malware ini. Karel Obluk, CTO pada AVG Technologies dan pemrakarsa proyek, mengatakan: “M-TRAP akan mencari interkoneksi untuk mendeteksi dan mencegah penyebaran malware. Kami melihat peningkatan jumlah malware yang membidik situs-situs jejaringan sosial, dan kami akan menggunakan hasil penelitian ini untuk mengembangkan teknologi baru guna melawan ancaman-ancaman komputer ini secara efektif dan berkelanjutan”.

  Tim AVG Malware TRAP Centrum terdiri atas lima profesional TI. Pusat penelitian M-TRAP dijalankan bersama-sama dengan Faculty of Information Technologies (FIT) Brno University of Technology dan kemitraan ini memungkinkan mahasiswa untuk bekerja di lab dan mendapatkan pengalaman kerja. “Di masa lalu, kami mendukung sejumlah proyek penelitian di FIT. Seiring pembukaan pusat penelitian ini, kami akan memberi mahasiswa sarjana dan pascasarjana peluang untuk ambil bagian dalam aktivitas penelitiannya,” lanjut Obluk.

  Brno Centre adalah satu dari tiga fasilitias penelitian AVG Technologies yang dikhususkan untuk menemukan kode berbahaya, dan membantu memantapkan AVG Technologies sebagai pemimpin dalam keamanan internet global.

Driver Checker


Driver Checker will detect, locate and download the latest drivers fast for you. Furthermore, it will give you full controls to backup, uninstall, update and restore Vista and XP drivers in a user-friendly way.
Why do you choose Driver Checker?
With so many drivers installed on your system, you cannot reasonably keep track of which driver has been updated, as is why you need driver update management software to help out. Driver Checker provides with result-oriented solutions that are professionally designed to thoroughly solve these problems related to the issues of Windows© Drivers, such as broken drivers, missing drivers or blue screen, system crashing or freezing because of the drivers. Driver Checker can effectively detect the status of your computer device drivers and automatically update them if there is a new version available from the original manufacturers. All the updates are guaranteed to be accurate and compatible. You can easily backup the drivers and restore them to a previous state, using the created recovery disc even after formatting the drivers. In addition, you can also uninstall the useless drivers or specific drivers needed to be removed completely, including the drivers that appeared in failed installations.
In a word, with Driver Checker, only a few clicks can make your computer optimized effectively and under your control completely